Kebijakan Pembangunan Daerah

1. ARAH DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH

Sebagai arah pelaksanaan pembangunan daerah Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah telah menetapkan Visi Pembangunan Daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2013-2017;

”TERWUJUDNYA  MALUKU  TENGAH  YANG  LEBIH BERKUALITAS,  SEJAHTERA,  DAMAI  DAN  BERKEADILAN”

Sebagai upaya untuk mencapai Visi tersebut dijabarkan dalam 5 (lima) Misi pembangunan yakni;

1.        Membangun masyarakat Maluku Tengah yang lebih sehat, cerdas dan professional

2.        Memperkuat perekonomian Maluku Tengah yang berdaya saing

3.        Mewujudkan Maluku Tengah yang lebih rukun, harmonis dan berbudaya

4.        Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih

5.        Mewujudkan pembangunan yang inklusif, merata dan berkeadilan

Persoalan dan dimensi pembangunan daerah yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah selalu berubah dan makin kompleks. Permasalahan dan tuntutan pembangunan yang dihadapi akan bertambah banyak, sedangkan kemampuan dan sumber daya pembangunan yang tersedia cenderung terbatas. Pemerintah harus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia untuk memenuhi tuntutan yang tidak terbatas dengan membuat pilihan dalam bentuk skala prioritas.

Prioritas Pembangunan Kabupaten Maluku Tengah tahun 2013-2017:

1. Pelayanan pendidikan dan kesehatan yang lebih bermutu, merata dan murah

Peningkatan daya saing daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM).Pembangunan manusia sebagai insan antara lain menekankan pada pendidikan yang tinggi, masyarakat yang sehat dan berkecukupan gizi. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah akan memprioritaskan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia SDM antara lain melalui peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang lebih bermutu, merata dan murah.

Peningkatan pelayanan pendidikan yang lebih bermutu, merata dan murah akan diprioritaskan pada rintisan wajib belajar 12 tahun, beasiswa untuk siswa dari keluarga tidak mampu, pengembangan sekolah unggulan.

Sementara itu, pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan murah akan diprioritaskan pada pelayanan kesehatan gratis di puskesmas untuk masyarakat miskin, peningkatan fasilitasi pelayanan kesehatan rujukan masyarakat miskin, peningkatan ketersediaan dokter antara lain melalui beasiswa untuk lulusan SMA berprestasi, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit.

2. Peningkatan kemampuan SDM dan kapasitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (iptek)

Sebuah syarat dari keberhasilan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan adalah bahwa pembangunan daerah harus menciptakan nilai-nilai, yang disertai dengan tumbuhnya kapasitas masyarakat. Untuk memenuhi syarat tersebut, peningkatan kemampuan SDM masyarakat dan kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi sebuah faktor yang penting.

Peningkatan kemampuan SDM Masyarakat terutama pekerja akan diprioritaskan pada : Pengembangan kapasitas lembaga pelatihan untuk meningkatkan kualitas pekerja yang masih belum memadai dan miningkatan produktias, serta pelatihan ketrampilan usaha dan penyuluhan serta magang di luar daerah. Sementara itu dalam rangka peningkatan kapasitas IPTEK pemerintah daerah akan mengembangkan system inovasi daerah, serta meningkatkan penelitian, pengembangan dan penerapan iptek.

3. Peningkatan Investasi, Daya saing Koperasi-UKM dan Industri serta Menjaga Stabilitas Ekonomi.

Percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi kabupaten Maluku Tengah dan daya beli masyarakat, antara lain akan di prioritaskan pada peningkatan investasi, daya saing koperasi-UKM dan industri serta menjaga stabilitas ekonomi.

Peningkatan investasi akan diprioritaskan pada pengembangan pelayanan investasi satu atap dan peningkatan kerjasama investasi. Sementara itu peningkatan daya saing koperasi–UKM dan industri akan diprioritaskan pada penyediaan bantuan modal usaha, pendampingan usaha, pengembangan SDM pengelola koperasi dan UKM, pemberdayaan industri kecil menengah, pembangunan industri berbasis sumberdaya unggulan lokal, antara lain meliputi tepung tapioka, minyak atsiri, minyak kelapa,virgin coconout oil (VCO), crude palm oil (CPO), coco fiberdan industry pengolahan berbasis perikanan. Untuk peningkatan stabilitas perekonomian daerah akan diprioritaskan pada pengembangan pasar desa dan pasar murah.

4. Peningkatan Produksi dan Produktivitas Potensi dan Komoditas Unggulan Daerah

Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat petani dan nelayan di Kabupaten Maluku Tengah akan terus ditingkatkan dalam lima tahun mendatang denganprioritas pada peningkatan produksi dan produktivitas potensi dan komoditas unggulan daerah meliputi pangan utama, pangan lokal dan komoditas perkebunan, perikanan dan pariwisata.

Peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pangan utama dan lokal akan diprioritaskan pada : pengembangan lumbung beras dan lumbung pangan lokal; pengembangan kebun benih pangan lokal (umbi-umbian, jagung, sukun), pala, cengkeh, kelapa; peremajaan tanaman dan perluasan areal cengkeh, pala dan kelapa.

Peningkatan produksi dan produktivitas komoditas perikanan akan diprioritaskan pada pengembangan budidaya ikan kerapu dan rumput laut; Pengembangan sarana penangkapan Tangkap Tuna; Pengembangan Alat tangkap jaring bobo (pukat cincin) dan Bagan; Pengembangan industri pengolahan perikanan.

Pengembangan pariwisata akan diprioritaskan pada Pengembangan tempat-tempat wisata, Promosi potensi dan kerjasama pariwisata melalui penyelenggaraan even kepariwisataan, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi wisata antara lain melalui pengembangan desa wisata.

5. Pembangunan infrastruktur dan moda transportasi, infrastruktur energi listrik, air bersih, informasi dan komunikasi.

Keberhasilan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakatserta pemerataan pembangunan di Kabupaten Maluku Tengah sangat ditentukan oleh ketersediaan dan kualitas infrastruktur. Atas dasar itu pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tengah tetap memprioritaskan peningkatan pembangunan infrastruktur dan moda transportasi, infrastruktur energi listrik, air bersih, informasi dan komunikasi.

Pembangunan infrastruktur dan moda transportasi antara lain akan diprioritaskan pada (1). transportasi laut yaitu:small port, tambatan perahu, angkutan laut dan; (2) transportasi darat yaitu : jalan, jembatan (termasuk jaringan trans Maluku), dermaga penyeberangan angkutan penyeberangan, terminal, halte bis dan (3) transportasi udara yaitu :perluasan lapangan terbang Wahai, Amahai, dan Banda.

Untuk pembangunan infrastruktur energi listrik, air bersih, informasi dan komunikasi.diprioritaskan pada penyediaan energi listrik berbasis energi alternatif (mikro hidro, surya, angin, arus dan panas bumi); Penyediaan jaringan irigasi; Penyediaan air bersih; serta Pengembangan Jaringan telekomunikasi

6. Peningkatan kerukunan antar umat beragama, rasa saling percaya dan menghormati antar warga masyarakat

Kehidupan masyarakat Maluku Tengah yang rukun, toleran, damai merupakan harapan masyarakat dan menjadi landasan bagi terselenggaranya pembangunan untuk mempercepat terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera. Faktor penting yang mendukung terwujudnya harapan dimaksud adalah keimanan dan ketaqwaan yang merupakan landasan moral dan etika masyarakat. Nilai-nilai keimanan dan ketakwaan tidak saja ditunjukan dengan ketaatan ritual individu, tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sosial, sehingga tercipta toleransi untuk merajut kehidupan bersama. Keimanan dan ketakwaan yang terefleksikan dalam sikap toleransi merupakan syarat mutlak bagi tercapainya kesejahteraan. Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah akan memprioritaskan peningkatan kerukunan antar umat beragama, rasa saling percaya dan menghormati antar warga masyarakat, yang ditandai oleh rendah tindak kriminal ataupun konflik sosial.

Kehidupan masyarakat Maluku Tengah yang rukun dan harmonis ditentukan pula oleh penegakkan supremasi hukum, penghargaan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), dan penguatan kualitas demokrasi, melalui peningkatan kebebasan sipil, hak-hak politik, dan penguatan lembaga demokrasi. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah akan terus meningkatkan budaya hukum serta mendorong penegakkan hukum secara adil, konsekuen, tidak diskriminatif, serta memperkuat demokrasi melalui pengembangan budaya politik yang dititikberatkan pada penanaman nilai-nilai demokratis.

7. Penguatan peran nilai-nilai budaya Pela Gandong, Siwalima dan Masohi dalam pembangunan daerah

Budaya yang hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Maluku Tengah merupakan salah satu sumber nilai yang menunjukan jati diri, identitas dan kepribadian masyarakat. Berkenan dengan itu Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah akan terus meningkatkan peran nilai-nilai budaya Pela Gandong, Siwalima dan Masohi yang telah melembaga dalam pola hidup masyarakat Maluku Tengah untuk memperkuat sikap dan karakter masyarakat Maluku Tengah yang berperan dalam pembangunan daerah. Peningkatan peran nilai-nilai budaya lokal tersebut akan terus dikembangkan untuk mewujudkan keserasian dan keselarasan hidup masyarakat Maluku Tengah lintas agama, suku atau golongan dan ras demi peningkatan tatanan hidup masyarakat yang hidup bersama dalam keperbedaan.

8. Peningkatan Tata Kelola daerah yang baik dan bersih

Tata kelola pemerintahan yang baik merupakan salah satu faktor penting untuk mewujudkan Kabupaten Maluku Tengah yang sejahtera, damai dan berkeadilan.Disamping itu, penerapan tata kelola pemerintahan yang baik juga merupakan faktor kunci untuk meningkatkan daya saing daerah dan dapat mendorong percepatan penyelesaian berbagai masalah yang masih dihadapi Kabupaten Maluku Tengah.

Terkait dengan itu, Pembangunan Kabupaten Maluku Tengah juga akan diprioritaskan pada Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih melaui : Penguatan penyelenggaraan sistem pengendalian internal, penegakkan disiplin, Penerapan pakta integritas, tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, Penguatan sistem pengadaan secara online, Penerapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Penataan kelembagaan, Peningkatan kualitas aparatur pemerintahan daerah, Peningkatan tata laksana pemerintahan daerah, Peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah, dan Peningkatan kapasitas perencanaan pembangunan daerah.


9. Perlindungan dan pemberdayaan masyarakat miskin

Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan utama daerah Kabupaten Maluku Tengah yang harus dipecahkan. Penanggulangan kemiskinan secara sinergis dan sistematis harus dilakukan agar seluruh penduduk Kabupaten Maluku Tengah mampu menikmati kehidupan yang bermartabat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah telah bertekad untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan yang akan diprioritaskan pada perlindungan dan pemberdayaan masyarakat miskin.

Perlindungan kepada masyarakat miskin di Kabupaten Maluku Tengah akan terus diperkuat untuk meningkatkan dan memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, yang akan diprioritaskan pada :Peningkatan bantuan beras untuk orang miskin, Pengembangan bantuan pangan lokal untuk orang miskin, serta Rehabilitasi dan Pembangunan Rumah untuk keluarga miskin.

Sementara itu, pemberdayaan masyarakat miskin untuk meningkatkan keberdayaan, peran aktif masyarakat miskin dalam pembangunan, dan kapasitas usaha masyarakat miskin, akan diprioritaskan pada : peningkatan bantuan peralatan usaha untuk orang miskin, pendampingan kepada pegelola usaha mikro dan kecil masyarakat miskin untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat, dan Fasilitasi kredit dan pinjaman tanpa bunga untuk pengembangan usaha mikro dan kecil masyarakat miskin.

Sebagian besar penduduk miskin di Kabupaten Maluku Tengah berada di wilayah perdesaan. Untuk itu, upaya percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Maluku Tengah juga akan diprioritaskan pada : Pengembangan dan pemberdayaan kelompok usaha masyarakat, Pengembangan kelembagaan ekonomi negeri, Penguatan kapasitas masyarakat dalam pembangunan negeri.

10. Pemberdayaan perempuan dalam pembangunan

Pembangunan daerah bertujuan antara lain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Untuk itu, pembangunan daerah Kabupaten Maluku Tengah selama lima tahun kedepan juga memberikan akses yang memadai serta adil dan setara bagi perempuan sejalan dengan misi pembangunan yang inklusif, merata dan berkelanjutan.

Pemberdayaan Perempuan dalam Pembangunan Daerah Kabupaten Maluku Tengah akan diprioritaskan pada : Perlindungan perempuan terhadap berbagai tindak kekerasan; dan penguatan kelembagaan Pengarus Utamaan Gender (PUG) dan pemberdayaan perempuan, antara lain melalui pengembangan dan penguatan usaha ekonomi untuk kaum perempuan; Peningkatan pengetahuan dan partisipasi politik kaum perempuan; Peningkatan generasi muda perempuan dalam aktivitas pembangunan.

11. Pemerataan Pembangunan dan Pembangunan berkelanjutan

Perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Maluku Tengah terus mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. Untuk menjamin agar keberhasilan pembangunan yang telah diaraih tersebut dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat dan menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Maluku Tengah, maka Pemerintah Daerah akan memprioritaskan Pemerataan Pembangunan berdimensi kewilayahan, dengan memperhatikan permasalahan yang dihadapi dan potensi sumberdaya dan komoditas unggulan di setiap kawasan pengembangan atau kecamatan.

Sejalan dengan Visi, Misi dan Prioritas Pembangunan Kabupaten Maluku Tengah yang akan dicapai dalam lima tahun mendatang, maka ditetapkan tujuan dan sasaran pembangunan Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2013-2017 sebagai berikut :

Tujuan dan sasaran pembangunan mewujudkan misi Membangun Masyarakat Maluku Tengah Yang Lebih Sehat, Cerdas dan Professional, maka ditetapkan tujuan dan sasaran pembangunan yang akan dicapai dalam lima tahun mendatang adalah sebagai berikut :

Tujuan Kesatu Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan sasaran antara lain:

1.        Meningkatnya akses ibu dan anak terhadap pelayanan kesehatan dan reproduksi yang memadai

2.        Meningkatnya status gizi masyarakat

3.        Berkurangnya angka kesakitan, kematian dan kecacatan akibat penyakit

4.        Tersedianya tenaga kesehatan, medis dan tenaga dokter serta terdistribusi merata di seluruh wilayah

5.        Tersedianya sarana dan prasarana yang merata dan memadai  di puskesmas dan rumah sakit

6.        Meningkatnya  akses masyarakat miskin terhadap layanan perlindungan kesehatan

7.        Tersedianya obat-obatan (kefarmasian) yang memadai dan bermutu serta terjangkau oleh masyarakat

8.        Meningkatnya perilaku hidup bersih dan sehat

9.        Tersedianya pangan yang aman, sehat dan bermutu

Tujuan Kedua Meningkatkan kualitas pendidikan dan akses masyarakat terhadap pendidikan, dengan sasaran:

1.        Tersedianya sarana dan prasarana yang bermutu dan merata

2.        Meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan Pendidikan Dasar dan Menengah yang murah

3.        Tersedianya sekolah unggulan berstandar internasional

4.        Meningkatnya kualifikasi dan kompetensi guru, dan tenaga kependidikan yang merata antar kecamatan

5.        Meningkatnya akses masyarakat terhadap Pendidikan Nonformal yang bermutu dan terjangkau

6.        Meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bermutu dan terjangkau

7.        Terwujudnya tata kelola pendidikan yang efisien dan efektif

8.        Meningkatnya minat dan budaya gemar membaca dan akses masyarakat terhadap layanan perpustakaan yang bermutu.

Tujuan Ketiga Meningkatkan prestasi olahraga dan peran serta pemuda dalam pembangunan, dengan sasaran:

1.        Meningkatnya budaya dan prestasi olahraga

2.        Meningkatnya partisipasi dan peran aktif pemuda di berbagai bidang pembangunan .

Tujuan Keempat Meningkatkan profsionalisme, keahlian, ketrampilan kerja serta pengembangan dan penerapan iptek, dengan sasaran:

1)       Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan tenaga kerja.

2)       Meningkatnya inovasi daerah, penelitian, pengembangan dan penerapan iptek

Tujuan dan Sasaran Pembangunan Mewujudkan Memperkuat Perekonomian Maluku Tengah Yang Berdaya Saing,maka tujuan dan sasaran pembangunan yang akan dicapai dalam lima tahun mendatang adalah sebagai berikut.

Tujuan Kesatu Meningkatkan daya saing dan menjaga stabilitas ekonomi, dengan sasaran :

1.        Meningkatnya kemudahan dan realisasi investasi

2.        Meningkatnya Pemberdayaan koperasi dan UMKM

3.        Meningkatnya diversifikasi pasar tujuan ekspor

4.        Meningkatnya daya beli masyarakat

5.        Meningkatnya keberdayaan dan kemandirian industri kecil dan menengah

6.        Berkembangnya industri kecil dan menengah (IKM)

7.        Meningkatnya daya tarik dan kunjungan wisata, yang didukung sumberdaya pariwisata yang lebih berkualitas.

Tujuan Kedua Meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat, dengan sasaran :

1.        Meningkatnya ketahanan, aksesibilitas dan konsumsi pangan

2.        Meningkatnya produksi, nilai tambah dan pemasaran hasil pertanian, perikanan dan kehutanan

3.        Meningkatnya kesejahteraan petani dan nelayan

4.        Meningkatnya pengelolaan dan pemanfaatan potensi energi dan sumber daya mineral.

Tujuan KetigaMeningkatkan pelayanan sarana dan prasarana infrastruktur dengan sasaran ;

1)       Meningkatnya jangkauan dan kualitas sarana dan prasarana transportasi darat, laut dan udara

2)       Meningkatnya jangkauan dan kualitas sarana dan prasarana irigasi, air bersih, dan permukiman

3)       Meningkatnya jangkauan dan kualitas sarana dan prasarana energi listrik serta informasi dan komunikasi

Tujuan dan Sasaran Pembangunan Mewujudkan Maluku Tengah Yang Lebih, Rukun, Harmonis Dan Berbudaya,maka tujuan dan sasaran pembangunan yang akan dicapai dalam lima tahun mendatang adalah sebagai berikut:

Tujuan Kesatu Memantapkan Kondisi Keamanan, Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat, dengan sasaran :

1)       Meningkatnya layanan kehidupan beragama

2)       Meningkatnya stabilitas keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat

3)       Menurunnya penyalahgunaan narkoba serta tertanganinya korban penyalahgunaan narkoba

4)       Meningkatnya pelayanan penanggulangan bencana

Tujuan Kedua Meningkatkan penegakkan dan Penghormatan Hukum dan HAM, dengan sasaran Meningkatnya kualitas peraturan perundang-undangan sesuai  dengan kebutuhan pembangunan dan aspirasi masyarakat.

Tujuan ketiga Mewujudkan kehidupan politik yang bebas, adil, dan bertanggungjawab serta profesional guna terciptanya iklim demokrasi yang kondusif, dengan sasaran :

1.        Terwujudnya  lembaga legislatif, partai politik, dan organisasi masyarakat yang profesional, maju, dan modern

2.        Terlaksananya Pemilu dan Pemilukada yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil

Tujuan keempat Penguatan peran nilai-nilai budaya lokal (Pela Gandong, Masohi dan siwalima) dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah, elestarikan warisan budaya dan peninggalan bersejarah dengan sasaran : Teraktualisasinya nilai-nilai budaya lokal sebagai modal sosial pembangunan daerah dan terpeliharanya warisan budaya

Tujuan dan Sasaran Pembangunan Mewujudkan Pemerintahan yang baik dan pemerintah yang bersih,maka tujuan dan sasaran pembangunan yang akan dicapai dalam lima tahun mendatang adalah sebagai berikut:

Tujuan Kesatu Meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bersih dan bebas KKN, dengan sasaran : Terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN

Tujuan KeduaMeningkatkan kualitas pelayanan publik, dengan sasaran : Meningkatnya efisiensi dan efektifitas pelayanan publik

Tujuan Ketiga Meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi, dengan sasaran :

1.        Meningkatnya kapasitas dan efektifitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah

2.        Meningkatnya kapasitas penataan dan pengelolaan keuangan daerah

3.        Meningkatnya kapasitas perencanaan dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah

4.        Terwujudnya instansi pemerintahan yang akuntabel

Tujuan Keempat Memantapkan Tata Kelola Pemerintahan Daerah terutama pemerintahan desa, dengan sasaran : Terwujudnya kelembagaan dan kapasitas aparatur pemeintahan desa untuk mendukung penyelenggaraan pemerintah desa dan pelayanan masyarakat.'

 

Tujuan dan Sasaran Pembangunan Mewujudkan pembangunan yang inklusif, merata dan berkeadilan;maka tujuan dan sasaran pembangunan yang akan dicapai dalam lima tahun mendatang adalah sebagai berikut.

Tujuan Kesatu Meningkakan akses masyarakat miskin terhadap pemenuhan kebutuhan dasar, dengan sasaran: Terpenuhinya akses masyarakat miskin terhadap pemeuhan kebutuhan dasar baik akses antar kelompok masyarakat maupun antar wilayah.

Tujuan Kedua Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, dengan sasaran:

1.        Meningkatnya akses  bagi anak dan balita telantar, anak jalanan, anak cacat, dan lanjut usia telantar, serta penyandang cacat terhadap pelayanan, perlindungan, dan rehabilitasi sosial

2.        Berkurangnya kerentanan masyarakat miskin sebagai akibat dari perubahan iklim dan bencana alam.

Tujuan Ketiga Meningkatkan peluang dan kapasitas berusaha bagi masyarakat miskin, dengan sasaran:  Berkembangnya kesempatankerja dan berusaha serta pendapatan masyarakat miskin.

Tujuan Keempat Menurunkan laju pertumbuhan penduduk, dengan sasaran : Terkendalianya angka kelahiran dan tersedianya informasi kependudukan

Tujuan Lima Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup perempuan dan anak, dengan sasaran:

1.        Meningkatnya perlindungan perempuan dan kebijakan pembangunan yang responsif gender

2.        Meningkatnya perlindungan anak

Tujuan keenam Percepatan Pembangunan berbasis kawasan dengan sasaran memperkuat Penataan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang,:

Tujuan Ketujuh Mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, dengan sasaran:

1.        Menurunnya kerusakan lingkungan hidup

2.        Tercipanya Kabupaten Maluku Tengah yang hijau dan nyaman

Tujuan Kedelapan Mewujudukan pembangunan berbasis bencana, dengan sasaran:

1.        Meninkatnya ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana dan perubahan iklim

2.        Meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kedaruratan

Tertanganinya wilayah dan masyarakat korban bencana

 

Indonesian English French German Hindi Italian Portuguese Russian Spanish

Kepala Daerah

Pariwisata

Wisata Sejarah di Kecamatan Leihitu

Wisata Sejarah di Kecamatan Leihitu

A. Benteng Amsterdam...
23 November 2013
Banda Naira

Banda Naira

Berbicara banda neira...
13 November 2013
Benteng Belgica

Benteng Belgica

Benteng Belgica pada...
13 November 2013
Upacara Pukul Sapu

Upacara Pukul Sapu

Upacara ini gelar untuk...
13 November 2013
Bambu Gila

Bambu Gila

Mantra, kemenyan, dan...
13 November 2013

Statistics Pengunjung

  • Kunjungan : 298620