Pemda Terus Berupaya Kembangkan Potensi Wisata Amahai

PDFCetakSurel

MASOHI,AE-Didukung luas wilayah 1.199,07 kilo meter persegi,Kecamatan Amahai,Kabupaten Maluku Tengah menyimpan banyak potensi  unggulan kompetitif. Pelbagai potensi tersebut tersebar merata pada semua negeri.

Diantaranya pantai Kokolono di negeri Rutah, Goa Akohi di negeri Tamilouw,dan pantai kwako,kolam air Kawah, goa haupiwalu,benteng Titeley di negeri Souhuku,hingga kearifan local dan non cagar budaya masyarakat adat suku Nuaulu.

Ragam panorama pantai berikut keindahan cagar budaya di wilayah itu sangat menjanjikan. Dataran luas tersebut dihuni sekitar 39,991 penduduk. Disana terdapat berbagai agama Islam,Kristen Protestan,Katolik,Hindu,Budha, dan agama Suku. Meski demikian perbedaan itulah modal sosial. Termasuk, sebagai Kohesi sosial dalam penyelesaian persoalan baik intra maupun antar negeri.

Umumnya, negeri-ne­geri se­kitar memiliki akar bahasa dan budaya yang sama. Kesamaan itu nampak dari dialek dan marga atau fam. Amahai,Rutah,Souhuku,Haruru ada serumpung demikian halnya Negeri Haruru,Sepa,Tamilouw,Nuaulu. Selain itu, hubungan dengan dusun-dusun yang umumnya dihuni kebanyakan warga asal Sulawessi Tenggaran juga terjalin baik.

Disini sistim adat “Makan Pasuri” sebuah kebiasaan tentang pemanfaatan lahan secara bersama-sama masih dilestarikan hingga era ini. Sistim tersebut diakui salah satu perekat selain dapat meminimalisir potensi claim kepemilihan.

Untuk tetap memelihara dan melestarikan semua asset tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah gencar menkampanyekan pentingnya manjaga dan melindungi potensi wisata,cagar budata berikut keberagamaan. “Soal potensi saya akui Kecamatan Amahai memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan. Karena itu, kita terus berupaya dengan melakukan kampanye kesadaran dalam menjaga wisata baik bahari,cagar budaya maupun wisata lainnya,” cetus Camat Amahai,Korneles Lekatompessy, pekan lalu.

Pada wilayah tersebut,Kata Lekatompessy sedang dilakukan penanaman pala, cengkeh,kako,kelapa, dan rambutan. Pengembangan sektor tersebut dengan memanfaatkan lahan-lahan kering milik warga. “Pengembangan dibidang pertanian dan perkebunan khususnya di wilayah Selatan dan arah barat mulai dari Km 6 hingga Km 14,” imbuhnya seraya menambahkan. Kecamatan Amahai juga memiliki pelabuhan pelelangan ikan (PPI) yang dibangun di negeri Amahai.

Pengelolaan semua potensi tersebut lambat laun mulai dilakukan. Hal itu didukung oleh bupati Abua Tuasikal dalam kunjungannya saat program Tabaos beberapa waktu lalu.

Pemerintah sebut Lekatompessy telah menyediakan dan membangun berbagai layanan jasa agar potensi yang ada terus dikembangkan. “Kedepan tinggal bagaimana semua prospek menjanjikan itu kita kelolah secara baik sehingga dapat menghasilkan pendapatan bagi daerah dan perekonomian masyarakat,” tutupnya.

sumber : ambon ekspres

Indonesian English French German Hindi Italian Portuguese Russian Spanish

Kepala Daerah

Pariwisata

Wisata Sejarah di Kecamatan Leihitu

Wisata Sejarah di Kecamatan Leihitu

A. Benteng Amsterdam...
23 November 2013
Banda Naira

Banda Naira

Berbicara banda neira...
13 November 2013
Benteng Belgica

Benteng Belgica

Benteng Belgica pada...
13 November 2013
Upacara Pukul Sapu

Upacara Pukul Sapu

Upacara ini gelar untuk...
13 November 2013
Bambu Gila

Bambu Gila

Mantra, kemenyan, dan...
13 November 2013

Layanan Aduan

Statistics Pengunjung

  • Kunjungan : 300096